| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Dewi Perssik

Dewi Perssik Jadi Pasien Covid-19 Alami Ruam Kulit


Sigapnews.co.id | Entertainment
Jumat, 25/12/2020 - 17:12:44 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, JAKARTA - Kabar penyanyi dangdut, Dewi Perssik, sempat terinfeksi virus corona tengah mendapatkan sorotan publik, terutama gejala ruam kulit yang dialami. 

Penyanyi bernama asli Dewi Murya Agung ini telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Hasil dua kali swabnya menunjukkan hasil negatif virus corona. 

Selama terinfeksi Covid-19, Dewi Perssik mengalami gejala ruam merah pada wajah dan tubuhnya. 

Ia membagikan foto yang memperlihatkan kulitnya dipenuhi ruam merah melalui akun Instragram @dewiperssikreal. 

Ruam dialami semua pasien Covid-19 kah? 

Menurut Ahli Patologi Klinis sekaligus Wakil Direktur RS UNS Tonang Dwi Ardyanto, ruam kulit memang dapat dialami pasien dengan Covid-19. Namun, tidak semua pasien yang terinfeksi virus corona akan mengalami gejala tersebut. 

"Jarang. Bisa terjadi (ruam kulit), tapi jarang," kata Tonang saat dikutip dari Kompas.com, Jumat (25/12/2020). 

Klasifikasi gejala klinis pada kulit

Staf Pengajar Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Ismiralda Oke Putranti, menjelaskan ruam yang dialami pasien Covid-19 mirip dengan ruam-ruam lainnya. 

"Tapi secara umum dari pemantauan di seluruh dunia, gejala klinis di kulit dikelompokkan dalam enam besar," ujar Oke dikutip dari Kompas.com, Jumat (24/12/2020). 

Enam gejala klinis tersebut adalah: 
- Urtikaria (kaligata/biduran). 
- Ada yang ruam kemerahan di hampir seluruh tubuh seperti pada campak. 
- Ada yang berupa bintil-bintil kemerahan yang kadang berisi cairan seperti biang keringat. 
- Ada yang diujung-ujung jarinya menjadi memucat. 
- Ada juga yang berupa bercak-bercak merah keunguan seperti membentuk anyaman jala. 
- Berbentuk perdarahan kecil-kecil di bawah kulit. 

Oke menambahkan, biasanya sebelum muncul ruam, sering kali didahului beberapa gejala lain, seperti demam, batuk atau pilek, bahkan anosmia (kehilangan penciuman dan perasa). 

Dia mengatakan seseorang harus waspada jika mengalami ruam dengan didahului gejala-gejala tersebut. Terlebih, jika tinggal atau berasal dari daerah yang tinggi prevalensi virus coronanya. 

"Atau riwayat perjalanan dari sana (daerah tinggi prevalensi Covid-19) atau ada sanak saudara yang baru datang dari daerah zona merah," ujar dokter di RSUD Prof dr Margono Soekardjo tersebut. 

Jika alami ruam, Apa yang perlu diketahui dan dilakukan? 

Oke menyarankan jika seseorang mengalami ruam dapat segera ke dokter. 

"Informasikan sedetail mungkin mengenai riwayat perkembangan penyakitnya, juga seandainya ada faktor risiko tertular seperti yang susah saya sampaikan tadi juga harus diceritakan" tuturnya. 

Oke menegaskan, masyarakat tak perlu merasa takut, atau bahkan menutup-nutupi karena justru akan menyulitkan banyak orang. 

"Baik keluarga yang berisiko tertular maupun tenaga kesehatan yang menangani," paparnya. 

Oke menyampaikan, jika terindikasi Covid-19, akan dilakukan tes swab PCR untuk memastikan. 

"Jika bukan ya kemungkinan akibat infeksi virus yang lain," kata dia. 

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ruam muncul akibat infeksi virus yang lain, lanjut Oke, seseorang tetap harus beristirahat dengan baik, makan yang bergizi, minum air yang cukup, serta jika diperlukan dapat mengonsumsi vitamin. 

Menurut Oke, gejala ruam yang dialami pasien Covid-19, akan hilang sendiri jika telah sembuh dari infeksi. 

"Infeksi akibat virus secara umum akan sembuh sendiri termasuk Covid-19. Tidak ada perawatan khusus kecuali bila ada luka terbuka," ungkap Oke. 

"Cukup dengan tetap mejaga kebersihan kulit dan menggunakan pelembab," lanjutnya.(*)

Liputan: Jandre..
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Donita Marbun Penderita Tumor Butuh Uluran Tangan Dermawan
  • Ketua DPRD Madina Minta Gubsu Evaluasi Penundaan KBM Tatap Muka
  • Ahli Waris Korban Sriwijaya Air Asal Pekanbaru Terima Santunan Rp50 juta Dari Jasa Raharja
  • Warga Kepri Yang Telah Divaksin Jika Bepergian Tak Perlu Tes COVID-19
  • Wali Kota Jambi: Sistem Belajar Tatap Muka Ditunda, Ini Alasannya
  • Seminggu Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182: CVR Masih Dicari, 17 Korban Teridentifikasi
  • Terkait Sampah di Pekanbaru, Polda Riau: Kemungkinan Ada Tersangka
  • Polisi Tangkap Seorang Dukun Cabul Pekanbaru di Payakumbuh
  • Diinfokan, Pemilik Hotel Oasis Batam Ditembak BC di Laut?, Keluarga Akan Lapor ke Polisi
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved