| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Soal Pengelolaan Sampah

Kadis LHK Pekanbaru Diperiksa Penyidik Polda Terkait Pengelolaan Sampah


Sigapnews.co.id | Hukum
Senin, 18/01/2021 - 19:35:20 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (Kadis LHK) Pekanbaru, Agus Pramono, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Senin (18/1/2021).

Agus diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, terkait perkara pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru. Dimana,sejak awal Januari 2021 telah terjadi penumpukan sampah di beberapa titik di Kota Madani ini sehingga membuat resah masyarakat.

Agus Pramono datang ke Kantor Mapolda Riau di Jalan Pattimura, sekitar pukul 09.00 WIB. Ia mengenakan pakaian dinas.

Agus diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Riau yang bertempat di lantai 4 gedung Korps Bhayangkara Bumi Lancang Kuning.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Agus tampak keluar untuk istirahat salat dan makan. Selepas itu, ia kembali datang ke Mapolda Riau untuk proses  pemeriksaan lanjutan. Setelah pada pukul 16.30 WIB, Agus keluar ruangan penyidik.

Saat diwawancarai awak media, ia mengaku dimintai keterangan terkait dengan tugas DLHK dalam pengelolaan sampah.

"Ya berkisar pada tugas pokok saya, sebagai pengelola sampah itu," sebutnya.

Ketika ditanya berapa pertanyaan yang dilayangkan penyidik, Agus mengaku tak ingat secara pasti.

"Aduh, saya (takut) salah-salah pula nanti jawabnya. Tanya penyidik saja lah nanti. Apa saja yang ditanya. Saya menjawab ya itu tadi, sekitar tugas-tugas yang harus saya lakukan sebagai Kepala Dinas LHK. Itu kan kerja normatif saya, ya memang itu kan tentang pengelolaan sampah," paparnya.

Agus mengatakan, semua bertanggungjawab atas pengelolaan sampah itu. Mulai dari KLHK, Gubernur, Walikota, Bupati, Dinas, sampai ke perangkat bawah.

"Secara manusia kita semuanya, harus bertanggungjawab terhadap sampah. Karena buang sampah di Kota Pekanbaru ada Perda-nya, bisa denda Rp 250 ribu. Kalau anda tetap buang sampah terus, bisa dikenakan UU Nomor 18 Tahun 2008. Karena anda menumpuk sampah di situ," ungkap Agus.

Saat tanyai tentang apakah ada permintaan dokumen dari penyidik, Agus memberikan tanggapannya, "Dokumen itu sebenarnya tidak diminta sih secara ininya, saya hanya memberikan dokumen-dokumen pekerjaan saya. Karena kan saya harus memberikan, supaya tahu dokumen-dokumen yang mendukung pekerjaan saya. Dari mulai 1 Januari 2021 sampai dengan sekarang," ucap Agus.

Selain itu ia juga mengaku dimintai keterangan terkait anggaran.

Selain dirinya, kata Agus, ada beberapa orang lainnya dari DLHK yang juga ikut diperiksa. "Ada Sekretaris, ada Kabid, hadir semuanya," jelasnya.

Untuk diketahui, kasus bobroknya pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, saat ini sedang ditangani oleh penyidik Ditreskrimum Polda Riau.

Aparat kini sedang mencari indikasi terjadinya dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut. Bahkan penanganan perkaranya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan beberapa waktu lalu mengatakan, langkah untuk menangani kasus ini dilakukan setelah terjadi penumpukan sampah di beberapa titik di Kota Pekanbaru.

Penumpukan sampah terjadi di jalanan, pasar, dan di depan kios atau toko sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dalam proses penanganan perkara, penyidik sudah meminta keterangan 20 orang saksi, baik dari masyarakat yang terdampak, ahli lingkungan dan ahli pidana.

Dari keterangan dan data yang terkumpul, dilakukan gelar perkara dan kasus ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. 

"Setelah gelar perkara, terhitung 15 Januari 2021, kasus ditingkatkan ke penyidikan," sebut Teddy dalam kegiatan jumpa pers, Jumat (15/1/2021) lalu.

Disinggung soal calon tersangka, Teddy menyatakan nanti jika sudah ada, akan segera diumumkan.

"Saya tidak mau berandai-andai, tidak mau meramalkan. Kita tunggu saja proses penyidikan. Mudah-mudahan seminggu atau dua minggu ke depan, sudah ada gambaran siapa calon tersangkanya," tegasnya.

Teddy mengungkapkan, dalam perkara ini, untuk menjerat tersangkanya, pihaknya menerapkan Pasal 40 atau Pasal 41 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah.

"Pasal 40, ancaman hukuman 4 tahun penjara denda 100 juta sedangkan Pasal 41 ancaman hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta," urainya.

Kapolda, Hukum Harus di Tegakkan 

Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi menegaskan persoalan hukum terkait masalah sampah di Pekabaru harus ditegakkan.

"Sampah yang tidak terangkut, dan sebagainya, sudah ada aturannya, kita tegakkan," tegas Agung, Senin, (18/1/2021).

Ia menyatakan, langkah yang dilakukan Polda Riau merupakan bentuk upaya penegakan hukum terhadap segala aturan yang berlaku.

"Kota Pekanbaru ini sudah diatur tata kehidupannya, termasuk hukum yang berlaku. Maka terhadap setiap warga harus bertanggung jawab pada kewajiban yang memiliki aspek pertanggungjawaban hukum," kata Agung.(*)

Liputan: Brian.
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Presiden Jokowi Sampaikan Alasan Awak Media Diberi Vaksin Covid-19 Karena Termasuk Pelayan Publik
  • Polres Bukittinggi Gelar Sosialisasi Quotioner Puslitbang Kinerja Polri, Undang Ormas Binaan
  • Hadapi Pandemi Covid-19, Senkom Bukittinggi Gelar Acara Penguatan Rohani dan Mental Anggota
  • Krimsus Polda Riau dan BI Gelar Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
  • Polda Riau Gandeng PT RAPP Latih Personil Atasi Karhutla, Hanya Butuh 30 Menit Padamkan 1 Ha Lahan
  • Bupati H.M.Harris Resmikan Gedung PTSP Kejari Pelalawan Demi pelayanan Prima masyarakat
  • Ipda Dymas Kapolsek Muda di Polres Pelalawan Terkenal Sosok Tak Kenal Lelah Lawan Karhutla
  • Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Biro SDM Polda Riau Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi
  • Pererat Kerjasama, Senkom Sosialisasikan Kluster Bela Negara Dihadapan Kepala Kesbangpol Sumbar
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved