| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Tim Medis Protes

Nakes Tim Medis RS GL Tobing Protes Permintaan Dinkes Prov Sumut


Sigapnews.co.id | Kesehatan
Selasa, 05/05/2020 - 07:24:05 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, terjadi perbedaan signifikan terkait biaya hotel nakes RS GL Tobing dengan RS Martha Friska, Minggu (3/5/2020). (Foto: Sigapnews.co.id/Musa).

TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, MEDAN - Halaman Travel Hub Hotel di Jalan Sultan Serdang Ateri Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang dipenuhi orang pada  Sabtu (2/5/2020) sore. 

Rupanya mereka adalah para tenaga medis (nakes) yang bertugas di RS GL Tobing. 

Mereka protes dan menolak permintaan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut supaya berkenan fasilitas satu kamar untuk satu orang menjadi satu kamar untuk dua orang.  

Permintaan sekamar dua orang ini karena biaya hotel yang harus dibayar sebesar Rp 1 miliar dalam satu bulan. 

Tim medis menolak dengan alasan ada beberapa petugas yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, ada pula yang tengah menjalani masa isolasi. 

Menurut dr Rudi Sambas, permintaan tersebut menjadi masalah di kalangan mereka sebab dalam sebulan, dua minggu dihabiskan untuk bekerja, satu minggu isolasi, satu minggu lagi pulang. 

Baca juga: Klarifikasi Tim Gugus Tugas Soal Petugas Medis RS GL Tobing di-PHK, Tak Digaji, Diusir dari Hotel 

Tidak benar soal PHK hingga insentif... 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengakui sempat terjadi kendala, namun sekarang para nakes sudah menerima permintaan dan bertugas kembali. 

"Masalah ini sudah selesai sebenarnya, tapi informasinya sudah merebak ke mana-mana. Soal PHK-lah, soal insentiflah, padahal itu tidak benar. Ini cuma soal fasilitas kamar yang awalnya satu kamar untuk satu orang, kini menjadi satu kamar dihuni dua orang,” kata Alwi kepada wartawan saat berada di rumah dinas gubernur, Minggu (3/5/2020). 

Menurut Alwi, terjadi perbedaan yang signifikan terkait biaya hotel nakes yang bertugas di RS GL Tobing dengan nakes yang bertugas di RS Martha Friska. 

Dirinya mengkhawatirkan akan terjadi kesenjangan yang berujung ke masalah hukum. 

Baca juga: Pasien Sembuh Corona: Terima Kasih Tim Medis, Mohon Maaf Kami Sering Marah-marah... 

Masalah anggaran dan kesenjangan   

Untuk biaya kamar hotel nakes RS GL Tobing, pihaknya sudah mengeluarkan sebesar Rp 400 juta untuk dua minggu pertama, menyusul tagihan dua minggu kedua sekitar Rp 530 juta. 

Sedangkan nakes di RS Martha Friska hanya Rp 400 juta untuk satu bulan.  

“Kita tidak tahu sampai kapan Covid-19 ini akan berlalu. Sedangkan untuk anggaran kita, seberapa pun banyaknya juga terbatas," kata Alwi.  

"Untuk biaya hotel petugas sudah terjadi kesenjangan yang cukup jauh, ini perlu kita sinkronkan dan efisienkan supaya tidak menjadi masalah hukum belakangan,” ucapnya.   

Kadinkes memohon tim medis mau sekamar berdua. 

Alwi melakukan komunikasi dengan tenaga kesehatan di RS GL Tobing yang berjumlah 80 orang agar bersedia menggunakan satu kamar untuk dua orang.  

“Tolonglah mohon berkenan untuk dua orang satu kamar. Nanti pun satu kamar itu akan kita bedakan jam shift tugasnya, dan satu kamar itu nanti akan ada dua tempat tidur yang berjarak untuk tetap menjaga physical distancing karena di daerah lain juga sistemnya seperti itu,” katanya. 

Akhirnya para tenaga medis setuju, apalagi mengingat situasi seperti ini penting untuk melakukan efisiensi anggaran.  

“Mereka semua setuju. Ini kan kita sedang dalam keadaan darurat, jadi semuanya harus dilakukan dengan cepat. Sembari berjalannya waktu, ada hal yang harus kita koreksi yang sesuai dengan kemampuan keuangan kita. Memang awalnya kita memfasilitasi satu kamar untuk satu orang, namun anggaranya ternyata terlalu besar untuk itu,” katanya lagi. 

Sementara itu, untuk mengantisipasi agar pasien tidak ada telantar, Alwi memindahkan pasien yang ada di RS GL Tobing ke RS Martha Friska.  

“Ada 20 pasien yang sedang dirawat. 17 orang saya pindahkan ke RS Martha Friska, sedangkan tiga lagi sudah pulang ke rumah karena telah dinyatakan sembuh,” pungkasnya. (*)

Liputan: Musa Nst
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Buruan Daftar, PWI Riau Gelar UKW Gratis Hanya Untuk 20 Kelas Bagi Semua Tingkatan
  • Tingkatkan Iman dan Taqwa, Ketua DPRD Inhil Gelar Isra' Mi'raj
  • JMSI Maluku Kecam Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan di SBB
  • Gerak Cepat Satgas Karhutla Koto Gasib Riau Padamkan 0,25 Hektare dalam 2 Jam
  • Polda Riau Amankan 41 Kg Sabu Berikut 363 Tersangka
  • 14 Milyar Ganti Untung Lahan Kembali Diserahkan, Pembangunan Jalan Tol Padang - Sicincin Dilanjutkan
  • AHY Sebut KLB Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit-Deli Serdang Bodong!
  • KLB Demokrat Diwarnai Bentrokan, Moeldoko Pidato Politik Usai Jadi Ketum
  • Dihadapan KPK, HM Harris Ingin Tata Kelola Pemkab Pelalawan Bersih dari Korupsi
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved