| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Pelemparan Molotov di Kampar

Polda Riau Tangkap 4 Pelaku Pelemparan Molotov di Kampar


Sigapnews.co.id | Kriminal
Rabu, 30/12/2020 - 21:09:15 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memegang foto 2 DPO kasus pelemparan molotov, Rabu (30/12/2020). (Foto: Sigapnews.co.id/Ist).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, PEKANBARU - Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, berhasil mengungkap kasus pelemparan molotov di Kampar.

Korbannya seorang wanita bernama Nurhayati. Peristiwa terjadi di kediaman korban di Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Kamis (24/12/2020) lalu.
Akibat peristiwa ini, mobil merk Nissan X-Trail dan rumah milik korban hangus terbakar.

Berdasarkan penyelidikan aparat, pelakunya ternyata berjumlah 6 orang. Sebanyak 4 orang diantaranya, berhasil dibekuk. Sementara 2 tersangka lainnya, kini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, perbuatan para tersangka sudah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Para tersangka dalam melakukan aksi teror, terbilang rapi.
Mereka sudah menyusun rencana sedemikian rupa dan terstuktur dengan baik.

"Untuk motifnya masih didalami. Mereka (tersangka) masih menutupi motif tersebut," ucap Agung, Rabu (29/12/2020).

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menerangkan, penangkapan para pelaku berbekal dari serangkaian proses penyelidikan.

Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi. Alhasil, jajarannya berhasil mengidentifikasi identitas para tersangka tersebut.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka. Yakni Sukimin, Wismar Santoso, Irwan Jaya di beberapa lokasi di Riau.
Sedangkan, tersangka satu lagi, Keliman Tirta Agung diringkus di tempat persembunyiannya di Deli Serdang, Sumatra Utara.

"Untuk dua lagi yang belum tertangkap adalah Opik dan IL. Mereka sudah kita tetapkan masuk DPO (daftar pencarian orang, red). Kami minta menyerahkan diri, karena kemana pun akan kami cari. Kalau tidak kami akan melakukan tindakan tegas," tutur mantan Kapolres Sidoarjo ini.

Ia merincikan, dalam melancarkan aksinya, para tersangka memiliki peran yang berbeda-beda. Tersangka Wismar Santo, merupakan otak pelaku yang merencanakan dan menyuruh memolotov rumah dan mobil korban.

Tersangka IL selaku penghubung untuk mencari para eksekutor, tersangka Sukimin sebagai penunjuk arah ke rumah korban serta ikut dalam eksekusi, dan tersangka Irwan Jaya berperan membeli dan mempersiapkan molotov.

Kemudian, Opik dan Keliman berperan sebagai eksekutor yang melempar molotov ke rumah dan mobil Nurhayati.

Aksi para tersangka ini, sudah direncanakan sejak 22 Desember 2020.
Ketika itu mereka bertemu di salah satu kafe di Jalan Air Hitam, Kota Pekanbaru.

Keesokan harinya, para tersangka kembali bertemu di salah satu kafe di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Para tersangka kemudian mengambil botol sisa minuman. Tersangka lalu membeli gejeren, bensin, sumbu kompor dan merakitnya menjadi molotov.

Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah korban dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner BM 1674 VC.

"Pelaku ini tak hanya disuruh untuk membakar rumah dan mobil, tapi orang ada di rumah juga," terang Zain.

Ketika ditanya apa penyebab rumah dan mobil Nurhayati dimolotov, Zain menduga, lantaran korban membantu masyarakat dalam menuntut keadilan.

Korban ikut melaporkan kasus dugaan penggelapan sertifikat Tora di Desa Senama Nenek ke Polda Riau. Para tersangka diupah sebesar Rp30 juta.

"Tapi mereka baru menerima uang Rp27 juta, dan diminta melarikan diri," tutur Kombes Zain lagi.

Ia menambahkan, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu, Pasal 181 atau Pasal 170, jo Pasal 340 jo Pasal 55 jo Pasal 56 KUHP.
"Ancaman pidananya 12 tahun penjara," pungkas Zain.(*)

Liputan: Brian.
Editor  : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Donita Marbun Penderita Tumor Butuh Uluran Tangan Dermawan
  • Ketua DPRD Madina Minta Gubsu Evaluasi Penundaan KBM Tatap Muka
  • Ahli Waris Korban Sriwijaya Air Asal Pekanbaru Terima Santunan Rp50 juta Dari Jasa Raharja
  • Warga Kepri Yang Telah Divaksin Jika Bepergian Tak Perlu Tes COVID-19
  • Wali Kota Jambi: Sistem Belajar Tatap Muka Ditunda, Ini Alasannya
  • Seminggu Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182: CVR Masih Dicari, 17 Korban Teridentifikasi
  • Terkait Sampah di Pekanbaru, Polda Riau: Kemungkinan Ada Tersangka
  • Polisi Tangkap Seorang Dukun Cabul Pekanbaru di Payakumbuh
  • Diinfokan, Pemilik Hotel Oasis Batam Ditembak BC di Laut?, Keluarga Akan Lapor ke Polisi
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved