| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

KPK Limpahkan Berkas Hiendra Soenjoto Penyuap Sekretaris MA ke Pengadilan Tipikor


Sigapnews.co.id | Korupsi
Kamis, 07/01/2021 - 15:07:38 WIB
Tersangka Direktur PT MIT, Hiendra Soenjoto jalani pemeriksaan terkait kasus suap pengurusan perkara Mahkamah Agung tahun 2011-2016 di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (Foto: antarafoto.com).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, (7/1/2021) melimpahkan berkas perkara terdakwa Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Hiendra merupakan terdakwa penyuap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono dalam perkara suap pengurusan perkara di MA pada 2011-2016.

"Hari ini, tim JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK melimpahkan berkas perkara terdakwa Hiendra Soenjoto ke Pengadilan Tipikor Jakarta," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Ia mengatakan penahanan terhadap Hiendra selanjutnya telah beralih menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Selanjutnya menunggu penetapan penunjukan Majelis Hakim dan penetapan jadwal persidangan dengan agenda pembacaan surat dakwaan," kata dia.

Hiendra didakwa dengan dakwaan pertama Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Tipikor jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau kedua Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Diketahui, Hiendra bersama Nurhadi dan menantunya sempat dimasukkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 11 Februari 2020 setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Desember 2019.

Hiendra telah ditangkap tim KPK di salah satu apartemen di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan pada 29 Oktober 2020.

Sedangkan Nurhadi dan menantunya telah terlebih dahulu ditangkap tim KPK di salah satu kediaman di Jakarta Selatan pada 1 Juni 2020.

Untuk Nurhadi dan menantunya saat ini dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Nurhadi dan menantunya didakwa menerima suap Rp45,726 miliar dari Hiendra terkait pengurusan dua gugatan hukum. Selain itu, keduanya juga didakwa menerima gratifikasi senilai Rp37,287 miliar dari sejumlah pihak pada periode 2014-2017..(*)

Liputan: Piter.
Editor   : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Donita Marbun Penderita Tumor Butuh Uluran Tangan Dermawan
  • Ketua DPRD Madina Minta Gubsu Evaluasi Penundaan KBM Tatap Muka
  • Ahli Waris Korban Sriwijaya Air Asal Pekanbaru Terima Santunan Rp50 juta Dari Jasa Raharja
  • Warga Kepri Yang Telah Divaksin Jika Bepergian Tak Perlu Tes COVID-19
  • Wali Kota Jambi: Sistem Belajar Tatap Muka Ditunda, Ini Alasannya
  • Seminggu Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182: CVR Masih Dicari, 17 Korban Teridentifikasi
  • Terkait Sampah di Pekanbaru, Polda Riau: Kemungkinan Ada Tersangka
  • Polisi Tangkap Seorang Dukun Cabul Pekanbaru di Payakumbuh
  • Diinfokan, Pemilik Hotel Oasis Batam Ditembak BC di Laut?, Keluarga Akan Lapor ke Polisi
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved