| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Menteri DLHK dan Ketua DKP PWI Merasa Kehilangan

Wartawan Detik.com Chaidir Tanjung Wafat, Gubri Sampaikan Duka Mendalam


sigapnews.co.id | Riau
Jumat, 20/11/2020 - 14:16:47 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | PEKANBARU - Dunia Pers Riau kembali kehilangan salah seorang wartawan terbaiknya. Wartawan Detik.com liputan Riau, Haidir Tanjung, meninggal dunia pada Kamis (19/11/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB karena serangan jantung. Ia sempat dilarikan ke RS Eka Hospital, namun tidak bisa terselamatkan.

Kepergian Haidir Tanjung, sangat mengejutkan segenap insan pers dan berbagai kalangan di Riau. Gubernur Riau Drs H Syamsuar, MSi juga sangat berduka atas kepergian wartawan senior yang dikenal memiliki pergaulan luas.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kami sekeluarga turut berduka cita dan ikut mendoakan almahum Haidir Tanjung. Allahummagfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman dan sabar menerima cobaan ini Amin YRA," ujar Gubernur Syamsuar kepada wartawan, Jumat (21/11/2020).

Dunia pers Riau saat ini sebenarnya masih dalam suasana duka. Karena baru kehilangan salah seorang wartawan seniornya, Mohd Moralis, yang juga Pemimpin Redaksi media online Riaumandiri.id akibat Covid-19 beberapa pekan silam.

Secara terpisah, Tokoh Pers Riau dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Riau H Dheni Kurnia juga tidak dapat menyembunyikan duka mendalamnya atas wafatnya Haidir Tanjung. "Almarhum wartawan yang gigih, pintar dan tipikal wartawan pemberani," kata Dheni Kurnia mengenang sosok Haidir Tanjung.

Pada Jumat pagi di kediaman almarhum di Perumahan Griya Ceria, Blok A Nomor 5 Jalan Purwodadi Kecamatan Tampan, Pekanbaru, terlihat ramai oleh para pelayat yang ingin melihat dan memberi penghormatan terakhir kepada Haidir. Mulai dari wartawan, hingga pejabat publik bergantian keluar masuk, terlihat mata para hadirin berkaca-kaca dan tidak sedikit yang tak kuasa menahan tangis. 

Setelah dishalatkan usai Shalat Jumat di mesjid dekat rumah almarhum, jenazah kemudian dibawa menuju tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Kartama dekat Bandara Sultan Syarif Kasim II. Saat berita ini ditulis, sedang berlangsung pemakaman almarhum.

Dikisahkan Sahnan Rangkuti, wartawan Kompas di Riau yang juga merupakan rekan almarhum, usai berbuka puasa sunat pada Kamis petang, Haidir mengalami sesak nafas. Saat itu, ia langsung dibawa ke rumah sakit Eka Hospital Pekanbaru.

Setelah mendapat penanganan sekitar 5 jam, Haidir Anwar Tanjung tak terselamatkan. Ia akhirnya menghadap sang khalik. "Saya tak menyangka, padahal kami masih berkomunikasi seperti biasa pada Kamis petang itu," sebut Sahnan.

Sebelum wafat, Haidir Anwar Tanjung baru saja merampungkan karya tulis tentang upaya konservasi harimau dan penanganan konflik manusia vs harimau di Sumatera. Buku itu diberi judul Bonita Hikayat Sang Raja.

Di dalam buku itu, Haidir Tanjung menulis tentang perjalanan Bonita, seekor harimau sumatera betina di kawasan Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Haidir menuliskan rekam jejak konflik Bonita vs Manusia yang merepotkan semua orang, Pemerintah, masyarakat, aktivis lingkungan hingga media massa.

Menteri LHK Siti Nurbaya dalam pesan duka di berbagai grup WhatsApp mengungkapkan keterkejutaannya atas kabar meninggalnya Haidir Tanjung. "Seorang sahabat jurnalis yang saya banggakan dan sayangi, Haidir Anwar Tanjung, jurnalis Detik.com telah berpulang," tulis Siti Nurbaya.

Menurut Siti, dia bertemu almarhum beberapa hari lalu di Pekanbaru, untuk persiapan launching buku yang ditulisnya berjudul "Bonita: Hikayat Sang Raja". "

Bang Haidir...selamat jalan.
 Terimakasih atas segala dedikasi dan karya jurnalistik yang luar biasa. Segenap doa saya untuk keluarga dan sahabat yang merasakan kehilangan.

Semoga rahimahullah husnul khotimah, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah Ta'ala. Aamin," ujar Siti.

"Insha Allah, buku warisan Bang Haidir tetap kita cetak. Launching bukunya juga tetap akan digelar di Manggala Wanabhakti. Ini sebagai bentuk penghormatan pada dedikasi seorang jurnalis pejuang lingkungan hidup Indonesia dari Riau. Karya Bang Haidir tentang kisah penyelamatan Harimau Sumatera, akan abadi," kata Menteri LHK Siti Nurbaya. (**)





Berita Lainnya :
 
  • Gubernur Riau H Syamsuar Silaturrahim ke Kediaman Sesepuh LDII Sekaligus Tokoh Agama Siak
  • Ketua MPR RI Bamsoet Lantik Pengurus Pusat JMSI dan Menaruh Harapan Besar
  • Yulisman Resmi Diusulkan Jadi Ketua DPRD Riau Dalam Rapat Paripurna
  • Hari Ini Pengurus Pusat JMSI Dikukuhkan dan Disaksikan Ketua MPR RI di Hall Dewan Pers
  • Komunitas Tanjung Sari Jatisrono Wonogiri Gelar Budaya Umbul Donga Usir Covid 19
  • Gubri Akan Hadiri Launching Bedah Buku Bonita Hikayat Sang Raja Karya Alm Haidir Tanjung Detikcom
  • Gus Syauqi, Putra Wapres Ma’ruf Amin Silaturahmi ke LAM Riau Serta Bincang Potensi Wisata Halal
  • Dankoopssus: TNI Siap Mencegah Aksi Terorisme yang Mengancam Kehidupan Masyarakat
  • Bupati Harris Harapkan Muslimat NU Prioritaskan Program Bangun SDM Generasi Emas Pelalawan
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved