| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Uang Dilarikan Oknum Pegawai Bank, BRI Selatpanjang Tawarkan Solusi Bagi Para Nasabah


| Meranti
Rabu, 13/01/2021 - 09:27:12 WIB
MERANTI - SIGAPNEWS.CO.ID, Oknum pegawai Bank BRI Cabang Selatpanjang diduga membawa kabur uang sejumlah nasabah dengan jumlah ratusan juga rupiah. Para nasabah yang merasa uangnya dibawa oknum tersebut kecewa karena merasa ditipu dan berniat akan melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib.

Para nasabah apes ini mempertanyakan uang mereka yang diduga dibawa kabur oleh salah satu oknum pegawai Bank BRI Cabang Selatpanjang. Rata-rata para nasabah ini merasa tertipu terhadap apa yang dijanjikan dan ditawarkan oleh oknum pegawai BRI itu. Modusnya, oknum pegawai Bank BRI bernama Fahru ini menawarkan pinjaman bank program Kupedes kepada sejumlah nasabah, namun setelah uangnya cair, oknum pegawai BRI tersebut malah meminjamkan uang itu. Selain itu ada juga nasabah yang hanya meminjam atas nama saja, sementara itu uang yang dipinjam sepenuhnya dipinjamkan kepada oknum pegawai Bank tersebut.

Adapun nominal uang yang dipinjam tersebut jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Hingga saat ini Fahru sudah dipecat dari tempat kerjanya, sementara itu uang nasabah yang sudah terlanjur dipinjamkan tidak dikembalikan, sementara itu keberadaannya tidak lagi diketahui.

"Uang saya lenyap sebesar Rp 20 juta. Sementara uang itu saya gunakan untuk modal usaha, hingga saat ini Fahru yang merupakan pegawai Bank BRI tidak bisa dihubungi lagi," kata Aji salah seorang nasabah yang merasa ditipu.

Nasabah lainnya juga merasa ditipu dengan apa yang dilakukan oleh pegawai Bank tersebut, dimana uang yang dipinjamkannya dari Bank sepenuhnya untuk Fahru.

"Uang saya Rp100 juta semuanya untuk Fahru, awalnya saya percaya saja apa yang dia katakan, karena dia membawa embel-embel Bank BRI," kata Mardian.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank BRI Selatpanjang, Didi yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan terkait proses pencairan yang dilakukan pihak Bank tidak ada masalah, hanya saja ketika uang yang sudah dicairkan dipinjamkan kepada oknum pegawai Bank BRI pihaknya tidak mengetahui hal itu karena sudah berada diluar wewenangnya.

"Ini bukan masalah kreditnya yang tidak benar, nasabah itu sudah kita survei sebelumnya, apakah layak atau tidak menerima. Kalau dibilang bagi dua dengan Fahru, pasti ditolak oleh pemutus. Setelah cair mungkin Fahru minta, apakah ditekan atau memang sudah ada perjanjian sebelumnya kita kan tidak tau, itu sudah diluar kewenangan BRI," kata Didi.

Mendapatkan laporan itu, kata Didi pihaknya segera memanggil Fahru untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.

"Setelah saya tau dia berbuat seperti itu, kemudian saya panggil Fahru, kemudian dia mengakui sambil menangis dan dia mengatakan jika ada kebutuhan. Lalu saya bilang dia harus menyelesaikan hal ini agar persoalan tidak bertambah besar, namun setelah itu dia kabur entah kemana," ujar Didi.

Karena sudah lama tidak ada kabar berita, akhirnya pihak Bank BRI memecat Fahru, selain itu dia juga belum berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Fahru itu kita PHK kan sejak bulan Desember lalu, namun itu bukan karena kasus, melainkan dia tidak datang ke kantor selama sebulan dan sebelumnya dia tidak saya kasi jabatan sampai dia mau menyelesaikan persoalannya itu," ungkapnya.

Terkait persoalan kredit yang dihadapi nasabah, pihak BRI berjanji akan mencarikan solusi terbaik yang tidak memberatkan.

"Sebelumnya kita tidak pernah ada masalah dengan nasabah. Jika mereka ada kendala kesulitan untuk bayar, segera laporkan, solusinya akan kita cari. Kita bukan swasta yang kayak ada preman gitu, kita cari solusi seperti apa. Kalau saya menilai rugi kalau nasabah harus menempuh jalur hukum, karena selama ini kita memang tidak masalah dan penyalurannya sudah benar," tuturnya.

Hingga saat ini Didi tidak mencium adanya keterlibatan karyawan lainnya dan dirinya juga masih meyakini bahwa masih banyak nasabah yang masih percaya dengan BRI cabang Selatpanjang.

"Hingga saat ini tidak ada keterlibatan pimpinan dan karyawan lainnya dan ini murni personal dilakukan oleh oknum tersebut. Dan saya masih percaya BRI belum jelek-jelek sangat namanya karena saat ini masih banyak nasabah yang mempercayai kami dan pinjaman serta usaha mereka terus tumbuh," pungkasnya.

**Red/rio/rls




Berita Lainnya :
 
  • Ditreskrimum Polda Riau Telusuri Penembakan yang Tewaskan Haji Permata, Proyektil Sedang Dianalisa
  • Mantan Anggota Dewan Dilaporkan ke Polres Pelalawan Terkait Dugaan Penipuan Jual Beli Lahan
  • Pasca Sembuh dari Covid-19, Gubernur Riau Isolasi Mandiri Untuk Tahap Pemulihan
  • Nakes Pekanbaru Banyak Tak di Suntik Vaksin Covid-19 Karna Tensi Tinggi
  • BPK Provinsi Riau Pemeriksaan LKPD Provinsi Riau TA 2020
  • Dampingi Listyo Ke DPR, Idham Azis: Pergantian Kepemimpinan Polri Suatu Keniscayaan
  • Pidato Perpisahan Donald Trump:'Saya Ingin Anda Tahu, Gerakan Kami Baru Dimulai'
  • Dinas Sosial Sumsel Siagakan 1.000 Tagana Untuk Bantu Masyarakat Terkena Bencana
  • Tambah Warga Jambi 49 Orang Terkonfirmasi Positif COVID-19
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved