| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

E zone Selatpanjang Diduga Jadi Tempat Perjudian Berkedok Permainan Anak-anak


| Meranti
Rabu, 25/09/2019 - 08:16:42 WIB


Meranti-Sigapnews.co.id, Gelanggang permainan anak atau biasa disebut Gelper yang terletak dilantai 2 Minimarket Ramayana jalan Kartini kelurahan Selatpanjang Kota, Kabupaten Kepulauan Meranti diduga mengandung unsur perjudian.

Diketahui tempat permainan anak bernama  E Zone tersebut diduga dijadikan tempat praktik perjudian dengan modus tempat permainan anak-anak.

Dari pantauan Sigapnews.co.id dilapangan, terlihat tempat permainan anak-anak tersebut diramaikan oleh mayoritas orang dewasa untuk melakukan permainan diduga judi di sana. Modusnya, pemain harus membeli koin dari nominal Rp 50.000 hingga Rp 100.000 dikasir, Dengan koin itulah permaina sudah dapat dimainkan, Jika menang, para pemain dapat menukarkannya koin menjadi voucher.

Menurut keterangan salah satu pemain yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, setiap 110 koin dihitung menjadi Satu Voucer, sementara 1 Voucer ditukar dengan jumlah uang sebesar Rp 100.000,

Ditambanya lagi, jika kita mau tukar voucer itu dengan uang silahkan langsung ke lantai bawah saja sambil menunjuk ke arah lantai 1 minimarket Ramayana.

Sementara itu, Asun sebagai pemilik tempat usaha tersebut mengatakan penukaran voucer menjadi uang itu tidak betul, hanya saja voucer ditukar dengan belanja, dan saya hanya kerjasama saja, kalau pemiliknya sendiri itu namanya Herry warga Pekanbaru,

"Tak betul itu, voucer itu ditukar dengan belanja, kalau belanjanya tidak cukup baru kita kasi kembalianya berbentuk uang sesuai dengan kekurangan nilai voucer tersebut" tegas Asun saat ditemui media di tokonya,Selasa(24/9/19)

Dilansir dari medcom.id, Ditahun 2018 yang lalu Polda Riau berhasil melakukan  Penggerebekan arena judi dengan nama usaha yang sama E Zone di Kecamatan Marpoyan Damai, kota Pekanbaru, Rabu, 30 Mei 2018, malam. Polisi berhasil menangkap lima tersangka termasuk pemilik usaha tersebut.

Berdasarkan undang undang pasal 303 KUHP, Jo. UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban Judi Jo. PP NO. 9 Tahun 1981 Jo. Intruksi Presiden dan Intruksi Menteri dalam Negeri No. 5 tanggal 1 April 1981  yaitu dengan hukuman penjara selama-lamanya 10 (sepuluh) tahun atau denda
sebesar Rp. 25.000.000.- (dua puluh lima juta rupiah).

**Red/Rio






Berita Lainnya :
 
  • Ini Himbauan Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR di TK Nusa Indah
  • Ini Himbauan Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR di TK Nusa Indah
  • Simulasi Pemungutan Dan Penghitungm Suara Pilkada Serentak 2020, Kapolres Menghimbau Taati Protokol
  • Ketua P3MS : Cerdas Memilih Pemimpin Yang Faham Ekonomi Kerakyatan
  • Gubernur Riau H Syamsuar Silaturrahim ke Kediaman Sesepuh LDII Sekaligus Tokoh Agama Siak
  • Ketua MPR RI Bamsoet Lantik Pengurus Pusat JMSI dan Menaruh Harapan Besar
  • Yulisman Resmi Diusulkan Jadi Ketua DPRD Riau Dalam Rapat Paripurna
  • Hari Ini Pengurus Pusat JMSI Dikukuhkan dan Disaksikan Ketua MPR RI di Hall Dewan Pers
  • Komunitas Tanjung Sari Jatisrono Wonogiri Gelar Budaya Umbul Donga Usir Covid 19
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved