| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Korupsi Pengadaan Mobiler Hotel Kuansing

Kejari Kuansing Tetapkan 3 Tersangka


| Kuantan Singingi
Senin, 11/01/2021 - 15:19:51 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID/TELUK KUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi Provinsi Riau, Menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobiler hotel Kuansing, yang bersumber dari APBD Kuansing, tahun anggaran 2015.

Ketiga tersangka tersebut, inisial F selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), AH selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Selanjutnya R (almarhum) Rekanan, selaku Direktur PT.Betania Prima.

Penetapan ketiga orang tersangka tersebut, disampaikan Kepala Kejaksaan Kuansing Hadiman Didampingi kasi intel, Kicky arianto, Kasi pidsus Roni saputra, dan seluruh para kasi kejaksaan teluk kuantan, Hadiman umumkan ketiga orang tersangka tersebut di hadapan awak media, baik cetak, online maupun televisi. pada Senin,(11/01/2020) Siang di kejaksaan negeri teluk kuantan.

"Sementara tiga orang tersangka kita tetapkan, dan tentu tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain, tentu kita melihat nantinya kesaksian di persidangan".terang Hadiman.

Diterangkan Hadiman, pada saat selesai masa kontrak oleh PT Betania Prima hanya mampu melaksanakan pekerjaan dengan bobot sebesar 44,501 persen, dengan nilai yang telah dibayarkan sebesar Rp 5,2 miliar dari Nomor Kontrak 64/Kontrak/CKTR/PA/2015/1794 dengan nilai Rp. 13,100.250.000 (tiga belas milyar seratus juta dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Namun pada saat itu, PPK dalam kegiatan itu, dalam pelaksanaannya tidak selesai dan ditambah denda sebesar Rp 352 juta.

"Jadi begini, seharusnya PT Betania Prima ini mengerjakan 100 persen, ternyata dalam perjalanan hanya dikerjakan 44,501 persen. Selebihnya tidak dikerjakan karena alasan tidak mampu, karena barang-barang yang dia beli tidak sesuai atau tidak sampai di tempat. Sehingga Pemda dalam hal ini Dinas Cipta Karya hanya membayar sebesar Rp 5,2 miliar." Ungkap Hadiman

Yang mana pasal yang disangkakan kepada ketiga tersangka pasal 1 ayat 2 jo pasal 3, jo pasal 18 UU RI tahun 1999 nomor 31 dan nomor 20 tahun 2021 Undang undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo pasal 55 ayat 1 KUHP, yang mana ancaman paling sedikit 4 tahun dan paling lama 20 tahun, jika yang di pakai jo pasal 3 ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun.



Liputan :R.A /rls




Berita Lainnya :
 
  • Ditreskrimum Polda Riau Telusuri Penembakan yang Tewaskan Haji Permata, Proyektil Sedang Dianalisa
  • Mantan Anggota Dewan Dilaporkan ke Polres Pelalawan Terkait Dugaan Penipuan Jual Beli Lahan
  • Pasca Sembuh dari Covid-19, Gubernur Riau Isolasi Mandiri Untuk Tahap Pemulihan
  • Nakes Pekanbaru Banyak Tak di Suntik Vaksin Covid-19 Karna Tensi Tinggi
  • BPK Provinsi Riau Pemeriksaan LKPD Provinsi Riau TA 2020
  • Dampingi Listyo Ke DPR, Idham Azis: Pergantian Kepemimpinan Polri Suatu Keniscayaan
  • Pidato Perpisahan Donald Trump:'Saya Ingin Anda Tahu, Gerakan Kami Baru Dimulai'
  • Dinas Sosial Sumsel Siagakan 1.000 Tagana Untuk Bantu Masyarakat Terkena Bencana
  • Tambah Warga Jambi 49 Orang Terkonfirmasi Positif COVID-19
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved