| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Workshop Pelestarian Bangunan dan Cagar Budaya yang ditaja Kementerian PUPR di Siak Berakhir


Suwitno Lumban Batu | Siak
Kamis, 05/10/2017 - 21:38:01 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | SIAK - Kegiatan Workshop pelestarian bangunan dan cagar budaya yang ditaja oleh Kementerian PUPR di Kabupaten Siak berakhir siang tadi.

Kegiatan study kasus yang berlangsung selama 2 hari ini juga mendatangkan narasumber sesuai bidangnya seperti aspek pemugaran gedung, aspek integrasi sejarah identifikasi arsitektur.

Kasubdit Penataan Bangunan dan Lingkungan Khusus Direktorat Jendral Cipta Karya, Dian Irawati menyebutkan materi yang disampaikan dalam workshop itu penting diikuti oleh ratusan perserta dari 19 Kabupaten di 9 Provinsi di Indonesia.

"Kegiatan ini dipusatkan di Siak karena Siak salah satu Kota Pusaka, yang masih memiliki bangunan cagar budaya seperti Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura. Selain mendapat pengetahuan dari materi yang dipaparkan narasumber, peserta workshop juga dibawa turun ke lapangan, seperti ke Tangsi Belanda karena itu salah satu bangunan yang masih dilestarikan," kata Dian Irawati, Kamis (5/10/2017).

Saat ditanya sampai kapan target restorasi Tangsi Belanda ini selesai, Kasubdit Penataan Bangunan dan Lingkungan Khusus Direktorat Jendral Cipta Karya yang akrab disapa Ira ini menjawab butuh waktu lama atau bertahap untuk perbaikan aset tetap yang rusak dengan tetap mempertahankan arsitekturnya (restorasi).

"Saat ini tahap pertama baru perencanaan, setelah itu nanti baru dilanjutkan dengan pembangunan atau perbaikan bangunan cagar budaya yang rusak dengan tetap mempertahankan nilai arsitekturnya aslinya. Segala masukan selama workshop ini akan menjadi bahan bagi kami untuk melakukan restorasi Tangsi Belanda," kata Ira saat mengunjungi karya tenun Siak Ibuk Atun di dekat pinggiran sungai Siak.

Ira dan rombongan yang akan bertolak ke Pekanbaru dibawa Kadis PU Tarukim Siak, Irving Kahar untuk mengunjungi bebarapa objek wisata di Siak.

Dikatakan Ira, ia sangat kagum dengan bentangan alam di Kabupaten Siak, Riau. Dimana Siak memiliki alam yang masih lestari dan asri dan membuat mata sejuk memandang.

"Siak ini sangat mengagumkan. Alamnya indah dan lestari, di mana-mana suasananya masih lestari alamnya. Pohon-pohon hijau membentang sepanjang jalan di Kabupaten Siak. Siak tidak hanya memiliki bangunan bersejarah, tetapi juga kaya kebudayaan. Dan itu semua harus kita lestarikan," ujarnya.(*)

Liputan: Suwitno Lumban Batu.
Editor   : Brian.





Berita Lainnya :
 
  • Dinsos Lhokseumawe Akui Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Begini Katanya...
  • Kantor Desa Sungai Salak di Rokan Hulu Terbakar?
  • Gugatan Aktivis Sri Bintang Pamungkas ke BCA Rp 10 M, Begini 7 Fakta Kasusnya...
  • Kejagung Periksa Benny Tjokro Dugaan Korupsi di Asabri
  • KPK Sebut, Sjamsul Nursalim dan Istrinya Itjih Masih Tetap Berstatus DPO
  • Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 153 Pasien, Meninggal Lima Orang
  • Istri Sule Nathalie Holscher Alami Keguguran, Ini Bisa Jadi Penyebabnya...
  • BNN Tangkap 2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
  • Warga Rohingya Melarikan Diri dari Aceh 3 Orang Meninggal
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved