| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Koperasi Tunas Harapan Pungut Sewa Lahan Bandara Japura Inhu Kepada Masyarakat


Lamhot Manurung | Indragiri Hulu
Selasa, 11/07/2017 - 09:46:10 WIB
Sigapnews.co.id | Inhu - Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) Tunas Harapan yang dikelola pihak Bandar Udara (Bandara) Japura, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) memungut uang sewa lahan dari masyarakat.

Dasar pungutan tersebut hanya bedasarkan perjanjian sewa menyewa lahan antara masyarakat sebagai penyewa dengan KPRI Tunas Harapan Bandara Udara Japura diwajibkan membayar sewa setiap tahunnya ke negara. 

Hal itu disampaikan Kepala Bandara Udara Japura, Kapt. Moh. Kurniawan kepada awak media saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (10/7) sekira pukul 18.00 WIB.

Moh. Kurniawan mengatakan, KPRI Tunas Harapan Bandara Udara Japura setiap tahunya menyetorkan uang sewa yang dipungut dari masyarakat yang menduduki tanah negara milik Bandara Udara sebagai pendapatan negara bukan pajak ( PNBP ) melalui bendahara bandara. 

"KPRI Tunas Harapan Bandara Udara Japura berhak melakukannya (mengambil sewa) dan sudah betul karena tidak melanggar aturan hukum walaupun KPRI Tunas Harapan bukan milik negara," ujar Moh. Kurniawan

Ditambahnya lagi, bagi masyarakat yang menduduki tanah negara milik bandara yang tidak mau membayar uang sewanya, akan diambil tindakan hukum. 

Disamping perjanjian sewa, sambung Moh. Kurniawan, antara masyarakat sebagai penyewa dengan KPRI Tunas Harapan bandara, ada juga aturan yang mengatur tertuang dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Udara No : KP572 Tahun 2011 tentang Pertimbangan Teknis Pelaksanaan, Penggunaan, dan Pelaporan PNPB.

Saat disinggung Akte Pendirian KPRI, Kapt. Moh. Kurniawan terkesan mengelak dengan alasan itu rahasia. "Untuk apa tanya itu, anda tidak berhak mempertanyakan itu, " Jawabnya dengan nada kesal sembari menutup handponenya. 

Sebelumnya, Ketua KPRI Tunas Harapan, Zulhaimi, saat dikonfirmasi awak media diruang kerjannya, Kamis ( 6/7 ) mengatakan, ada lebih kurang 30 orang masyarakat menduduki tanah bandara, besaran biaya sewannya bervariasi menurut luasan bangunan.

Baru-baru ini hasil keputusan rapat sudah dibuat aturan baru, yang dulunya hanya berkisar Rp 500/meter/tahun, sekarang sudah menjadi Rp 10.000/meter/tahunnya, " Ucap Zulhaimi. 

Zulhaimi menambahkan, kalau total uang yang terkumpul hampir mencapai Rp 37 jt setiap tahunnya. Banyak juga yang belum bayar, alasannya belum punya uang pada hal sudah merupakan kewajiban harus bayar setiap tahunnya.(*) 





Berita Lainnya :
 
  • KPK Bentuk Satgas Pemburu Tersangka DPO, Termasuk Harun Masiku
  • Kejagung Periksa Deputi Direktur Ketenagakerjaan Hingga Pimpinan Perusahaan
  • DPR-RI Setuju Listyo Sigit Jadi Kapolri, Berikut Ini Mekanisme Pengangkatannya...
  • Ditreskrimum Polda Riau Telusuri Penembakan yang Tewaskan Haji Permata, Proyektil Sedang Dianalisa
  • Mantan Anggota Dewan Dilaporkan ke Polres Pelalawan Terkait Dugaan Penipuan Jual Beli Lahan
  • Pasca Sembuh dari Covid-19, Gubernur Riau Isolasi Mandiri Untuk Tahap Pemulihan
  • Nakes Pekanbaru Banyak Tak di Suntik Vaksin Covid-19 Karna Tensi Tinggi
  • BPK Provinsi Riau Pemeriksaan LKPD Provinsi Riau TA 2020
  • Dampingi Listyo Ke DPR, Idham Azis: Pergantian Kepemimpinan Polri Suatu Keniscayaan
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved