| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Di Inhu: BBPOM Temukan Makanan Mangandung Zat Berbahaya


Brian | Indragiri Hulu
Rabu, 14/06/2017 - 11:55:10 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | RENGAT-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau menemukan sedikitnya lima jenis makanan positif mengandung zat berbahaya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Rakyat kota Rengat kabupaten Indragiri Hulu, Selasa (13/6/2017).

Penemuan makanan mengandung racun tersebut setelah 9 orang dari BPOM didampingi Disperindag Inhu dan Dinas Kesehatan Inhu mengambil sebanyak 14 sampel makanan di pasar Rakyat yang terindikasi menggunakan zat berbahaya. 14 sampel tersebut langsung dilakukan pengujian pada mobil labor milik BPOM yang langsung dibawa dari Pekanbaru.

Lima makanan tersebut yakni Kerupuk Nasi, kerupuk merah, mi kuning dan kerupuk putih. empat jenis makanan ini mengandung Borax. Sementara satu jenis makanan lainnya yakni Terasi mengandung Rodamin. terakhir diketahui dari pedagang tersebut, bahwa terasi tersebut didapat dari Sungai Salak kabup[aten Indragiri Hilir.

"Kegiatan ini sudah kami lakukan di kabupaten/kota lainnya di Riau dan sekarang di Inhu dan kami akan keliling seluruh Kabupaten di Riau inui. Hal ini penting dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan yang bisa membahayakan kesehatan, jika di dalam makanan tersebut mengandung pengawet yang tidak semestinya untuk makanan maupun zat lain yang membahayakan kesehatan, " terang tim BBPOM, Syarmida Apt.

Disinggung soal sanksi jika didapati makanan mengandung bahan membahayakan kesehatan, Syarmida mengaku pihaknya akan melakukan pembinaan. Agar penjual atau pembuat tidak mengulangi lagi hal yang merugikan orang lain.

"Semua barang yang kita jadikan sampel semuanya kita catat dari pedagang mana namanya kita buat berita acara, terus barang ini diperoleh dari mana. Jadi ketika didapati makanan mengandung bahan membahayakan kesehatan, maka kami bisa lebih mudah untuk melakukan pembinaan," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Indragiri Hulu H Yopi Arianto SE menyambut baik atas apa yang dilakukan BPOM Riau, karena ini sebagai upaya melindungi masyarakat sebagai konsumen."Jika masih terjadi akan ditindak tegas. Apabila dilakukan oleh supermarket atau sejenisnya maka akan di cabut izin usahanya, tegas Yopi.(*)





Berita Lainnya :
 
  • KPK Bentuk Satgas Pemburu Tersangka DPO, Termasuk Harun Masiku
  • Kejagung Periksa Deputi Direktur Ketenagakerjaan Hingga Pimpinan Perusahaan
  • DPR-RI Setuju Listyo Sigit Jadi Kapolri, Berikut Ini Mekanisme Pengangkatannya...
  • Ditreskrimum Polda Riau Telusuri Penembakan yang Tewaskan Haji Permata, Proyektil Sedang Dianalisa
  • Mantan Anggota Dewan Dilaporkan ke Polres Pelalawan Terkait Dugaan Penipuan Jual Beli Lahan
  • Pasca Sembuh dari Covid-19, Gubernur Riau Isolasi Mandiri Untuk Tahap Pemulihan
  • Nakes Pekanbaru Banyak Tak di Suntik Vaksin Covid-19 Karna Tensi Tinggi
  • BPK Provinsi Riau Pemeriksaan LKPD Provinsi Riau TA 2020
  • Dampingi Listyo Ke DPR, Idham Azis: Pergantian Kepemimpinan Polri Suatu Keniscayaan
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved