| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Taman Diatas Drainase

DPRD Pekanbaru Geram, Pengembang GFR Tidak Mengindahkan Rekomendasi Komisi-IV


Sigapnews.co.id | Pekanbaru
Rabu, 30/09/2020 - 15:55:53 WIB
DPRD Pekanbaru Tinjau Taman yang dibangun Pengembang Perumahan Green Forest Residence (GFR) di Jalan Duyung, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.(Foto: Sigapnews.co.id/Ist)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, PEKANBARU - Pengembang Perumahan Green Forest Residence (GFR) di Jalan Duyung, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, melawan.

Rekomendasi DPRD Pekanbaru, agar pengembang membongkar taman yang dibangun di atas drainase, tak mempan.

Hingga kini, pengembangan tak juga membongkar taman yang membuat banjir warga sekitar tersebut.

Padahal, kini musim penghujan. Warga khawatir banjir terjadi lagi, karena drainase warga, yang disulap jadi taman.

Kondisi ini tentu membuat anggota dewan geram.

"Kita minta Pemko cabut izin perumahan tersebut. Siapapun itu, dia tak kebal hukum," tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Wan Agusti, Rabu (30/9/2020).

Sekadar diketahui, Perumahan GFR dibangun PT. Sunli Land.

Diketahui belakangan, pemilik perumahan GFR berinisial S, sengaja tidak mengindahkan rekomendasi Komisi IV, karena merasa orang dekat dengan penguasa.

Padahal, jika taman yang dibangunnya tak dibongkar, maka warga menerima dampaknya, yakni banjir.

Lebih dari itu, pengembang terkesan mengangkangi Perda Kota Pekanbaru, yang melarang membangun taman di atas drainase.

"Kemarin kita kan sudah sidak ke lokasi perumahan, bersama bidang perizinan Pemko dan OPD lainnya. Kan sudah jelas melanggar, apalagi yang jadi alasan. Kita minta Pemko tegas. Tindak saja pengembang ini," kata Politisi Partai Gerindra ini, geram.

Karena masih bandelnya pengembang ini, Komisi IV akan mengagendakan lagi memanggil OPD terkait, untuk action nyata membongkar taman tersebut.

Selain itu, merekomendasikan, agar mengevaluasi semua izin PT Sunli Land ini, karena diduga tidak taat aturan.

"Kepada masyarakat di sekitar perumahan ini, kami minta juga agar melaporkan kondisi terbaru tentang aliran air yang mengakibatkan banjir, karena keberadaan taman ini," pintanya.(*)

Liputan: Brian. 
Editor : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Granat Riau Audiensi ke Kalapas Kelas II A, Apresiasi Program BKR dan Kirim Bandar ke Nusa Kambangan
  • Imbas Nonton Film Dewasa, Pria Bungo Rudapaksa Anak Dibawah Umur
  • Polres Madina Gagalkan 570 Kilogram Ganja Yang Akan Dikirim ke Jakarta
  • Lahan Hutan Kabupaten Bintan-Kepri Terbakar Seluas Tiga Hektare
  • BPBD Ingatkan Warga Riau di Bantaran Sungai Agar Waspadai Banjir dan Longsor
  • DLHK Pekanbaru Ajukan Lelang Pengelola Sampah, Sebelumnya Gagal
  • Soal Kerugian di Kasus Korupsi Yan Prana, Jaksa Tunggu Perhitungan Auditor
  • Suntik Vaksin Covid-19 Kedua, Jokowi: Sakitnya Tak Terasa, Sama Seperti Yang Pertama
  • Saya Akan Pecahkan Rekor, Akhyar Nasution: Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved