| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Agar Realisasi Pajak PBB Optimal

Pemko Pekanbaru Luncurkan Aplikasi Smart PBB


sigapnews.co.id | Pekanbaru
Kamis, 25/06/2020 - 23:11:43 WIB
Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, memberikan pengarahan pada peluncuran aplikasi Smart PBB di Ballroom Dang Merdu Menara Bank Riaukepri, Rabu (24/6/2020).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru  meluncurkan aplikasi Smart PBB agar mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak.

Aplikasi Smart PBB ini dilaunching secara langsung oleh Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, bertempat di Ballroom Dang Merdu Menara Bank Riaukepri, Rabu (24/6/2020).

Melalui Smart PBB, walikota berharap realisasi pajak PBB bisa dioptimalkan meskipun saat ini Kota Bertuah tengah berada dalam suasana pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"PBB ini potensinya sangat besar mencapai Rp1 triliun. Maka Smart PBB diharapkan bisa mengoptimalkan pembayaran dan pendataan PBB," harapnya.



Disampaikan walikota, pada triwulan II, yaitu April, Mei dan Juni kondisi ekonomi di Kota Pekanbaru terganggu akibat wabah corona. Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan dampak sosial di tengah-tengah masyarakat.

"Makanya kita gerakkan masyarakat yang produktif dan aman dari Covid," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin menjelaskan di dalam aplikasi Smart PBB masyarakat bisa langsung mengaupload persyaratan seperti KTP, fotokopi surat tanah maupun SKGR atau pun sertifikat secara langsung.

"Kemudian juga secara langsung bisa bayar melalui Bukalapak, Tokopedia serta Linkaja," ujarnya.


"Setelah dibayar nanti kita kirimkan barcode nanti, maupun bukti bayar atau SPT PBB-nya, kita kirimkan melalui email. Dia mendaftar memakai email, nanti ada username dan password. Nama aplikasinya SmartmapPBB," ulas dia.

Nantinya, terang pria yang akrap disapa Ami ini, seluruh bidang tanah di Kota Pekanbaru akan dipetakan oleh Bapenda. Hanya ada dua warna dalam peta itu. Warna itu nanti menunjukkan bahwa wajib pajak sudah membayar kewajiban atau belum. 

"Seluruh bidang tanah di Kota Pekanbaru ini akan terpetakan. Ada dua warna. Warna merah artinya belum bayar, hijau sudah bayar," tutupnya. (Advertorial)





Berita Lainnya :
 
  • Kapolres Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Civod-19 Di Rohul
  • SK Dinilai Cacat, Muryanto Amin Banding ke Kemendikbud
  • Penembakan Pengusaha Haji Jumhan Terkait Penyelundupan Rokok Ilegal
  • Korban Sriwijaya Air Putri Wahyuni Dibawa ke Pekanbaru
  • Donita Marbun Penderita Tumor Butuh Uluran Tangan Dermawan
  • Ketua DPRD Madina Minta Gubsu Evaluasi Penundaan KBM Tatap Muka
  • Ahli Waris Korban Sriwijaya Air Asal Pekanbaru Terima Santunan Rp50 juta Dari Jasa Raharja
  • Warga Kepri Yang Telah Divaksin Jika Bepergian Tak Perlu Tes COVID-19
  • Wali Kota Jambi: Sistem Belajar Tatap Muka Ditunda, Ini Alasannya
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved