| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Dua Bulan Tak Ketemu Keluarga

Edhy Prabowo Mengeluh, Tak Bisa Bertemu Keluarga Dua Bulan


Sigapnews.co.id | Nasional
Jumat, 22/01/2021 - 05:13:57 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (23/12/2020).(Foto: dok. Sigapnews.co.id/Ist).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tersangka kasus suap perizinan ekspor benih lobster, mengeluh sudah dua bulan tidak dapat bertemu langsung dengan keluarganya.

"Sudah dua bulan, bagi saya tidak mudah. Saya butuh dukungan moral keluarga kalau bisa ya itu dijenguk langsung. Kemudian saya minta tolong walaupun terbatas tidak banyak-banyak satu dua orang termasuk ketemu lawyer saya karena saya butuh koordinasi," kata Edhy usai diperiksa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis, (21/1/2021).

Menurut dia, pertemuan dengan keluarga secara langsung dapat menguatkan moralnya dalam menghadapi kasus yang menjeratnya saat ini.

"Kalau boleh untuk menguatkan, ya boleh dijenguk langsung dengan aturan Covid-19 kan boleh pakai masker, (tes) swab. Jadi, dalam batas," ujar Edhy.

Ia pun juga meminta kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly agar memberikan izin kunjungan keluarga ke Rutan KPK.

"Saya berharap, saya sedang menjalankan tugas ini tanggung jawab saya dalam kesempatan ini kalau bisa mohon kepada pihak yang berwenang kepada Menkumham diberikan kesempatan perizinan kunjungan keluarga. Walaupun Covid-19 saya tahu, kan ada mekanisme," tuturnya.

Sebelumnya Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut lembaganya memang mengubah teknis mekanisme pertemuan tahanan dengan alasan pandemi Covid-19.

Namun KPK membantah jika disebut membatasi hak tersangka maupun terdakwa untuk bertemu dengan pengacaranya.

"Kami tentu paham betul apa yang menjadi hak-hak tersangka maupun terdakwa sebagaimana hukum acara pidana yang berlaku. Sejauh ini, tidak pernah ada pembatasan hak tersebut, yang berubah hanya soal teknis mekanismenya saja karena alasan wabah Covid-19," kata Ali.

Dalam situasi pandemi Covid-19, katanya, pertemuan antara penasihat hukum dan tahanan, demikian juga kunjungan keluarga tetap bisa dilakukan secara daring sesuai jadwal dan waktu yang telah ditentukan.

Edhy Prabowo menjadi tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster Kementerian Kelautan dan Perikanan. KPK menduga Edhy menerima uang senilai Rp 3,4 miliar dan 100 ribu dollar.(*)

Liputan: Antara.
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Bupati dan Wakil Bupati Meranti HM Adil-H Asmar Disambut Sekdakab dan LAMR Meranti
  • Mahyeldi dan Audy Resmi Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar
  • Kapolda Sumbar Safari Kamtibmas ke Polres-Polres, Apresiasi Kinerja Polres Pasaman Barat
  • Gubri Buka Muswil Pemuda LIRA Riau Ke-1 di RCC Pemprov dan Dihadiri Presiden LIRA
  • Presiden Jokowi Sampaikan Alasan Awak Media Diberi Vaksin Covid-19 Karena Termasuk Pelayan Publik
  • Polres Bukittinggi Gelar Sosialisasi Quotioner Puslitbang Kinerja Polri, Undang Ormas Binaan
  • Hadapi Pandemi Covid-19, Senkom Bukittinggi Gelar Acara Penguatan Rohani dan Mental Anggota
  • Krimsus Polda Riau dan BI Gelar Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
  • Polda Riau Gandeng PT RAPP Latih Personil Atasi Karhutla, Hanya Butuh 30 Menit Padamkan 1 Ha Lahan
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved