| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Kurir Sabu-sabu

Hakim PN Medan Vonis Kurir 2 kg Sabu-sabu 18 tahun


Sigapnews | Hukum
Senin, 02/09/2019 - 23:45:26 WIB
Terdakwa Atiam Lumhot kurir 2 kg sabu-sabu divonis 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan, Senin (2/9/2019). (Foto: Sigapnews.co.id/Istimewa).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Medan - Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, memvonis hukuman 18 tahun penjara terhadap terdakwa Atiam Lumhot, karena terbukti secara sah sebagai kurir dua kilogram sabu-sabu.

Majelis Hakim diketuai M.Ali Tarigan, dalam amar putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin, (2/9/2019) menyebutkan terdakwa pengedar narkoba itu juga membayar denda sebesar Rp5 miliar atau subsider 8 bulan kurungan.

Dalam pertimbangan Majelis Hakim, hal-hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa merusak generasi muda harapan bangsa.

Selain itu, terdakwa juga telah pernah dihukum, dalam kasus penipuan, sedangkan, hal-hal yang meringankan terhadap terdakwa tidak ada.

Terdakwa Atiam melanggar Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ujar Majelis Hakim.

Sementara, dalam menanggapi putusan Majelis Hakim tersebut, terdakwa Atiam yang didampingi penasihat hukumnya menyatakan menerima putusan itu, dan tidak melakukan banding.

Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rambo Sinurat juga menerima putusan dari Majelis Hakim. "Kita menerima putusan tersebut," kata JPU.

Sebelumnya, JPU Rambo Sinurat, dalam dakwaannya menyebutkan personel dari Subdit V Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri lebih dahulu menangkap Romes (berkas terpisah) pada tanggal 9 Desember 2018 sekira pukul 10.00 WIB.

Kemudian, terdakwa Atiam Lumhot diamankan petugas kepolisian di dalam rumahnya.

Terdakwa Atiam disuruh Romes dan Dian Ariza (berkas terpisah) untuk menemuinya di Hotel Kanasha Jalan Dolok Sanggul Medan. Kemudian, terdakwa disuruh mengambil seberat 2 kg narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan dalam bagasi Honda Vario warna biru.

Namun, secara tiba-tiba muncul aparat kepolisian menangkap Atiam, saat dilakukan penggeledahan ditemui barang bukti 2 kg sabu di dalam kemasan plastik teh Guanyinwang.

Atiam mengaku dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp20 juta setelah pekerjaan menjadi kurir jual beli narkoba berhasil dilakukan.

Namun, belum lagi terlaksana terdakwa Atiam berhasil diringkus personel Narkoba Bareskrim Polri, katanya JPU.(*)

Liputan: Musa Nst
Editor  : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Langgar Aturan Protokol Kesehatan, Bawaslu Bungo Bubarkan Kampanye Cek Endra Cagub Jambi
  • Pemko Medan Pasang Manhole di Kawasan Kota, Pengamat Perkotaan: Perlu 'Police Line'
  • Pemko Medan Punya Waktu 24 Hari Soal Gugatan Citizen Law Suit Lapangan Merdeka
  • HK Kampanye Dialogis Bersama Masyarakat Inuman
  • Pengamat: Biaya Pilkada sangat Besar, Cukong Berpeluang Biayai Cakada
  • Gubri: Meleset dari Jadwal, Alat PCR Bantuan BNPB Tak Kunjung Tiba
  • H Ervan: Pengadaan Laboratorium Biomolekuler Covid-19 Jangan Hanya Sekadar Wacana
  • Ruslan Sorot PAD Retribusi Sampah dan Pungli di Masyarakat
  • DPRD Pekanbaru, Rabu di Jadwalkan Ketuk Palu APBD Perubahan 2020
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved