| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
LPSE

Gubernur Riau Minta Proses Lelang Digesa


Sigapnews | Riau
Jumat, 02/08/2019 - 23:58:59 WIB
Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Riau. (Foto: Dok. Sigapnews.co.id/Istimewa).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, PEKANBARU - Hingga Jumat (2/8/2019) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Riau sudah menyelesaikan sebanyak 224 lelang paket.

Progress lelang kegiatan di LPSE Riau sampai awal Agustus 2019 baru mencapai 65 persen. Kemudian masih ada 156 kegiatan dari 380 paket belum dilelang. "Persentasenya sudah 65 persen atau sebanyak 224 paket sudah kita selesaikan. Yang belum lelang ada 156 paket," kata Plt Asisten II Setdaprov Riau, Indra.

Pencapaian tersebut menurut Indra meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebelumnya. "Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, progresnya lebih tinggi tahun ini. Karena tahun lalu kan sempat ada keraguan OPD anggaran akan dirasionalisasi. Itu salah satu faktornya," katanya.

Meski persentase penyelesaian proses lelang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, pihaknya tetap mengimbau kepada OPD yang belum mengajukan proses lelang kegiatan untuk disegerakan. Sebab Gubernur Riau meminta proses lelang kegiatan dapat digesa jelang berakhirnya tahun anggaran.

"Kita menindaklanjuti imbauan pak gubernur ke OPD. Sebenarnya dari awal kita sudah ingatkan agar kegiatan segera diusulkan untuk dilelang," ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi sejumlah OPD yang sudah menggesa pengajuan lelang kegiatan ke LPSE. Sehingga pihaknya bisa langsung memproses dokumen yang masuk. Jika dinyatakan lengkap, pihaknya langsung mengumumkan proses lelangnya secara terbuka di LPSE.

Salah satu OPD yang paling tinggi realisasi lelang kegiatan adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Sedangkan yang masih rendah adalah Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

"Kalau di PUPR rata-rata sudah mau selesai tender, yang masih sedikit (progress-nya) Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Ini karena kegiatan mereka banyak. Tapi ada juga kegiatan yang sudah selesai proses lelangnya," kata Indra.

Sebelumnya, Gubernur Riau, Syamsuar mulai gusar saat melihat banyaknya kegiatan yang belum di lelang di LPSE, Kamis (1/8/2019). Ia pun meminta kepada kepala OPD agar menggesa proses pengajuan lelang ke LPSE. Sebab, menurut Syamsuar ada 156 paket lelang kegiatan yang ada di OPD hingga saat ini belum dilelang.

Sementara saat ini sudah masuk bulan Agustus, Syamsuar pun khawatir jika tidak digesa proses lelangnya, kegiatan tersebut bisa gagal kerana tidak terkejar lagi untuk dikerjakan hingga akhir tahun nanti.

"Saya minta kegiatan digesa. Paket lelang kan banyak yang belum selesai sekitar 156 paket, sementara waktu kita sebentar, hanya sekitar lima bulan lagi,” kata mantan Bupati Siak ini.

Syamsuar mengingatkan, agar kegiatan yang sebelumnya sudah direncanakan bisa digesa proses tender lelangnya. Jika belum diajukan ke LPSE, ia menginstruksikan kepada OPD untuk segera melengkapi berkas lelang dan mengusulkan ke LPSE untuk dilelang.

"Karena sekarang masih banyak lagi, belum lagi nanti proses lelang ada yang ulang tendernya. Kalau seperti nanti itu hasilnya tidak sesuai yang kita harapkan semua," ujarnya.

Syamsuar akan memberi peringatan dan catatan kepada OPD agar segera menjalankan kegiatan paket lelang yang sudah dimasukkan dalam APBD. Sebab dirinya berharap seluruh kegiatan yang sudah direncanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini untuk kepentingan masyarakat, ini catatan bagi OPD. Ini orangnya pada OPD, jadi kita lihat apakah OPD-nya lalai, tak tahu dimana letak kesalahannya,” sebutnya.

Apalagi menurut Gubri, ia sudah pernah diingatkan Kanwil Dirjen Perbendaharaan dan Kanwil Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dimana kebiasaan Pemprov Riau selalu melakukan pencairan anggaran kegiatan di akhir tahun.

"Jangan kita seperti biasa-biasanya pada bulan Desember sibuk mencairkan uang. Itu yang selalu terjadi di Pemprov Riau kata Kanwil Perbendaharaan dan Kanwil Kemenkeu. Kemungkinan kabupaten dan kota juga sama," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pembangunan, Indra SE mengatakan, dari ratusan paket kegiatan yang belum di lelang tersebut, yang terbanyak ada di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Namun untuk berapa jumlah paket kegiatan yang belum dilelang di dua dinas itu, ia mengaku akan melihat datanya terlebih dahulu. (*)

Liputan: Brian
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Ketua DPRD Meranti Ardiansyah Minta DPRD Riau Proposional Membagi Anggaran ke Daerah
  • Bupati H Sukiman Didampingi Ketua TP PKK Rohul Hadiri Hari Jadi Desa Pasir Baru Ke-33
  • Bupati Rohul Resmikan BUMDesa Mart Mitra Mandiri dan Kantor Bhabinkamtibmas Desa Pasir
  • Sekda Buka Bimtek Perencanaan Pengadaan Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Polda Riau Kirim 11 Relawan Menuju Pulau Rupat Bengkalis
  • Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah UNIKS Kunjungi IAIN Batu Sangkar.
  • Ahmad Syah Harrofie Didoakan Guru Buya Hamka Riau Jadi Bupati Bengkalis
  • Polres Simeulue Gelar Giat Strong Point Pagi
  • KPU Kuansing Bantah Isu Jadi PPS Rekomendasi Kades
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved