| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Wakil Bupati Siak: "Gerakan Komunis G30S/PKI Fakta Sejarah yang Tak Boleh Terulang"


Suwitno Lumban Batu | Siak
Senin, 02/10/2017 - 15:06:13 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | SIAK - Ratusan ASN, Polri dan TNI Kabupaten Siak mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di halaman kantor Bupati Siak, Senin (2/10/2017).

Dalam upacara tersebut, dibacakan ikrar kesetiaan kepada NKRI  oleh Ketua DPRD Siak Indra Gunawan.

Dalam upacara tahunan yang rutin digelar ini, para siswa juga ikut mengambil bagian mulai dari pemain marching band, sampai paduan suara. 

Sejumlah pelajar SMPN 1 Mempura dan SMAN 2 Siak serta peserta upacara lainnya sudah memenuhi halaman kantor Bupati Siak sejak pukul 07.30 WIB.

Generasi muda Indonesia merupakan harapan suatu bangsa di masa mendatang. Guna menghasilkan anak-anak muda yang bisa berguna, maka perlu mengamalkan apa yang tertuang dalam sila-sila Pancasila.

Wakil Bupati Siak Alfedri selaku Inspektur upacara menyampaikan Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh pemerintah untuk menanamkan pesan dihati seluruh rakyat Indonesia, bahwasannya Pancasila sebagai ideologi negara tidak akan tergantikan oleh paham apapun, setelah sebelumnya terjadi upaya penggantian ideologi yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) "Gerakan Komunis G30S/PKI merupakan fakta sejarah yang tidak boleh terulang. 

Amanat Pancasila jelas dan tegas melalui TAP MPRS XXV Tahun 1966 bangsa Indonesia melarang Komunis dan gerakannya," ujar Alfedri. 

Sementara lanjut Alfedri, untuk generasi muda agar tidak hanya hafal nilai-nilai yang ada pada Pancasila, namun juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Banyak hal positif yang bisa dilakukan oleh para generasi bangsa, seperti bergabung pada komunitas Siak Green Generation, Forum Anak, Kampung Seni, Pramuka atau komunitas fotografi dan lain-lain.

Wahyu Arsyam, salah seorang ASN menyebutkan peristiwa ini sangat penting untuk diperingati untuk mengenang tragedi kelam yang dilakukan oleh penghianat bangsa. 

Selain itu, sebagai wawasan kebangsaan dan nasionalisme serta sebagai wahana pendidikan untuk melaksanakan nilai-nilai bangsa bagi para peserta didik.

"Peringatan Kesaktian Pancasila disebabkan oleh gagalnya misi kaum Komunis mengganti dasar negara kita. Karena kegagalan itulah selanjutnya Pancasila dianggap sakti, sekaligus untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi," tuturnya. (*)

Liputan: Suwitno Lumban Batu.
Editor   : Brian,





Berita Lainnya :
 
  • ASN Jangan Mau Di Erek Erek Dan Jangan Mengerek Ngerek
  • Pjs Bupati Rohul Sapa Masyarakat Melalui RSLL
  • Pjs Bupati Rohul Resmikan Green House Agrowisata Organik Ponpes Daarul Qur'an Darussalam
  • Nasabah BRI Unit Kota Tengah Raih Mobil Grand New Xenia di Pengundian Panen Hadiah Simpedes
  • Tolak Aksi Unjuk Rasa Anarkis Sejumlah Elemen Masyarakat Kuansing Deklarasi Damai turun ke Jalan
  • Selama Unjuk Rasa Omnibus Law Polda Riau Tahan 21 Orang
  • Keluarga Darismal Minta Hak Asasi Manusia Atas Tudingan Pencurian Ternak Sapi
  • Persatuan Tarbiyah Kuansing Taja Muzakarah Ulama se Kuansing, Secara Resmi Dibuka Andi Putra
  • Antusias Tinggi, Sebanyak 15 Titik Sekaligus Kampanye Paslonbup-Wabup Rohul H Hamulian-M Sahril To
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved